Kehamilan

Tindakan Penanganan Khusus Bidan pada Perdarahan Pasca Persalinan yang Harus Dilakukan

on

Penanganan khusus bidan pada perdarahan pasca persalinan harus dilakukan dengan baik karena jika tidak maka keselamatan ibu yang telah melahirkan akan terancam. Perdarahan yang terjadi setelah persalinan atau pasca persalinan merupakan kejadian perdarahan yang terjadi akibat proses melahirkan dan biasanya terjadi setelah bayi keluar dari rahim sang ibu. Perdarahan ini dapat diakibatkan oleh beberapa faktor seperti kelainan pembekuan darah, inversion uteri, atonia uteri, retensio plasenta, sisa plasenta dan robekan jalan lahir. Kasus perdarahan ini memang tidak bisa dianggap remeh karena menurut penetilian yang telah dilakukan sekitar 10-15 % ibu yang telah melahirkan mengalami masalah perdarahan ini. Oleh karena itu, tidak heran jika pemerintah dan dinas terkait gencar untuk melakukan sosialisasi mengenai kasus perdarahan ini agar kasus tersebut dapat diminimalisr keberadaannya dan dapat ditangani secara cepat dan tepat. 
Perdarahan pasca persalinan merupakan salah satu penyebab dari kematian ibu yang melahirkan selain hipertensi saat hamil atau pre eklamasi dan infeksi. Penanganan khusus bidan pada perdarahan pasca persalinan ini tidak boleh dianggap remeh karena penelitian membuktikan bahwa perdarahan ini menempati persentase tertinggi  yaitu sekitar 28 % yang biasanya terjadi pada kasus kematian ibu pasca persalinan. Selain itu, jika seorang ibu yang telah melahirkan dapat bertahan hidup dari perdarahan ini maka tidak menutup kemungkinan akan timbul masalah lainnya seperti anemia. Anemia merupakan suatu penyakit yang timbul akibat kekurangan darah. Anemia ini dapat terjadi karena darah yang diakibatkan oleh perdarahan pasca persalinan terlalu banyak sehingga dapat mengurangi ketersediaan darah pada tubuh. 
Seorang bidan harus siap dan tanggap dalam menangani setiap pasiennya terutama jika terjadi perdarahan seperti perdarahan post portum karena perdarahan ini menyangkut keselamatan sang ibu pasca persalinan. Tindakan yang dapat dilakukan oleh seorang bidan dalam menangani perdarahan ini adalah 1) selalu siap dengan tindakan gawat darurat 2) pelaksanaan manajemen aktif kala III persalinan 3) melakukan penilaian cepat keadaan umum ibu meliputi kesadaran nadi, tekanan darah, pernafasan dan suhu 4) penanganan syok apabila terjadi 5) pemeriksaan kandung kemih, apabila terjadi penuh segera kosongkan kandung kemih 6) mencari penyebab perdarahan dan melakukan pemeriksaan untuk menentukan penyebab perdarahan. Kesemua tindakan penanganan khusus bidan pada perdarahan pasca persalinan harus dilakukan dengan baik agar sang ibu dapat sehat dan selamat.

Komentar