Cara Mudah Belajar

Substansi Pokok Menemukan Cara Mudah Belajar Apa Saja

on

Aktivitas seseorang dalam mencari rejeki, menempuh pendidikan, melakukan sesuatu hal yang berkaitan dengan semua hal intelektual tentu saja membutuhkan sebuah proses agar berhasil mencapai target sesuai keinginan mereka. Survei mengatakan bahwa 100 orang dari 100 orang yang disurvei mengatakan ingin berhasil dan tidak mau gagal dalam usaha maupun hal yang dilakukan mereka.
Dengan adanya asumsi seperti itu tentu saja seseorang harus memiliki kemauan yang keras dan semangat pantang menyerah dalam melakukan usahanya. Selain itu juga seseorang harus fokus melakukan usaha karena tanpa fokus tidak akan terjadi sebuah kemauan yang keras. Jadi antara kemauan yang keras dan fokus terhadap apa yang dikerjakannya merupakan sebuah hubungan yang saling bersinergi.
Melewati permasalahan di atas tentang kemauan yang tinggi dan fokus terhadap apa yang dikerjakan masih dibutuhkan hal lain lagi yaitu dengan melalukan sebuah metode uji coba, hal tersebut biasanya sering disebut dengan riset.  Jadi riset tidak hanya dilakukan terhadap sebuah penelitian ilmiah saja, namun dalam sebuah usaha apapun baik bisnis, belajar dan hal lain yang berkaitan dengan usaha juga harus melakkukan riset supaya mendapat sebuah cara atau metode yang tepat untuk hal yang dikerjakan. 
Dengan menemukan metode yang tepat dalam sebuah usaha maka akan memberikan efisiensi waktu maupun hasil yang maksimal. Sehingga dapat menjadikan sebuah langkah untuk mencari cara mudah belajar melakukan hal apa saja.
Cara mudah belajar apa saja bisa diterapkan dengan substansi yang telah dijelaskan tadi, kemauan, fokus dan riset. Jika hal itu sudah dilakukan maka anda akan memiliki banyak strategi-strategi yang bisa dikembangkan sendiri nantinya. Misalkan seorang guru yang ingjn anak didiknya tahu cara mudah belajar matematika atau cara mudah menghafal. Substansi yang sudah dijelas diatas dapat diterapkan tanpa terlalu banyak berteori ini itu, karena semua hal yang berkaitan dengan sukses hanya mengandalkan pilar-pilar kecil itu.
Tiga substansi tadi juga yang membedakan kenapa ada orang yang sukses dan kenapa ada orang yang tidak sukses meskipun telah menempuh pendidikan tinggi.  Contoh saja konflik yang cukup nyata adalah seorang petani dan mahasiswa lulusan pertanian misalnya. Seorang pelajar tingkat tinggi hanya dibekali teori namun tidak dibekali kemampuan untuk melakukah hal yang dilakukan seorang petani karena di kuliah seorang pelajar tidak akan diajari bagaimana cara mencangkul yang benar dan cara menyusun irigasi yang baik.
Konflik diatas memang sering muncul, seorang petani bisa sukses berbekal kemapuan seadanya namun berniat sungguh-sungguh dan fokus. Demikianlah, semua hal yang disebutkan dalam contoh konflik hanya sebuah perumpaan, jangan menjadi sebuah perdebatan. Inti semua ini adalah bekerja lebih baik daripada berteori, lebih baik melakukan satu hal nyata dari pada berhayal ribuan cara.

Komentar