Olahraga

SEPAK BOLA : Karier Fernando Torres di Chelsea Segera Tamat !!!

By

on

Fernando Torres yang ditebus oleh Chelsea pada bursa transfer Januari 2011 lalu hingga saat ini masih belum dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya bersama The Blues. Torres pun jarang diberi kesempatan bermain secara regular oleh manager Chelsea Jose Mourinho. Tentunya hal ini membuat penyerang asal Spanyol yang ditebus seharga 50 juta poundsterling dari Liverpool ini merasa kecewa dan tidak nyaman. Kariernya di Chelseapun kian tidak menentu.
Pemain yang diberi julukan “el nino” ini mengalami kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Chelsea. Padahal, ketika berseragam Liverpool, Fernando Torres mampu menjadi bomber yang sangat di andalkan di lini depan untuk mendobrak pertahanan lawan.
El nino hingga saat ini baru mampu menyarangkan bola ke gawang lawan sebanyak 9 kali, dari total 32 laga yang ia jalani semua ajang kompetisi. Tentunya catatan itu kalah jauh jika dibandingkan dengan Eden Hazard yang berposisi sebagai gelandang, Eden Hazard telah berhasil mengoleksi 16 gol dari 43 laga yang ia jalani bersama The Blues Chelsea.
Saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain, Torres pun gagal mengukir nama di papan skor ketika anak asuh Jose Mourinho ini bertanding di leg pertama babak perempat final liga Champions (Kamis, 3/4) dini hari kemarin. Pasukan Roman Emperor pun akhirnya harus menyerah 1 – 3 atas PSG.
Sang arsitek Chelsea pun nampaknya mulai gerah dengan kurang impresifnya penampilan Torres di lini depan Chelsea. Bahkan, beberapa waktu lalu Mourinho pernah mengatakan akan memboyong striker baru di bursa transfer musim panas mendatang, tentunya hal ini bertujuan untuk menggantikan peran striker – striker Chelsea yang kurang tajam dalam mencetak gol ke gawang lawan.
“Torres tidak memiliki masa depan di Chelsea. Saya pikir dia telah mengerti bahwa tidak ada waktu lagi baginya bersama Chelsea. Dia dibeli dari Liverpool, dimana dia sangat berhasil sebagai seorang pemain hebat,” ungkap Ray Wilkins ketika diwawancarai talkSPORT.

“Sekarang ini gaya pemainannya sangat berbeda seperti ketika dia bermain di klub yang sebelumnya. Dia butuh ruang di belakang pemain untuk bergerak. Dia butuh untuk selalu bergerak. Kadang – kadang hal itu menurunkan kemampuan bermain secara individu. Dan di harus mencoba membuat sesuatu terjadi,” tutup Wilkins.

Komentar