Bulutangkis

Semifinal BCA Indonesia Open 2014 antara Shixian Wang vs Ratchanok Intanon

on

Semifinal Bulutangkis dalam ajang Indonesia Open 2014 yang mempertemukan seluruh pemain-pemain terbaik dunia. Dalam ajang awal aksi pembukaan adalah single putri Tailand melawan China. Sebuah permainan Bulutangkis yang menarik antara pemain asal Tiongkok yaitu  Shixian Wang  yang memiliki peringkat 2 dunia bertemu dengan pemain Tailand yaitu Ratchanok Intanon yang berperingkat 4 dunia.
Pertandingan yang sangat menarik ditunjukkan dari point 8-4 yang masih masih di dominasi oleh Ratchanok Intanon, cukup cerdik setaleh itu Wang melakukan balasan dengan manuver bolanya hingga meraih dua skor ketertinggalannya sehingga skor berubah kedudukan 8-6, namun tetap unggul Intanon.
Permainan penempatan bola cantik dan gaya bermain yang cerdik,Intanon merupakan salah satu pemain tunggal putri berumur 19 tahun potensional yang dimiliki Thailand, juga merupakan pemacu para pemain putri Thailand lainnya.
Dari seluruh skor yang di miliki Wang merupakan hasil dari beberapa kesalahan yang dilakukan oleh Intanon sendiri. Untuk hal ini tingkat akurasi dari Intanon masih berada di bawah Wang yang merupakan senior Bulutangkis asak Tiongkok yang berumur 25 tahun, 6th. lebih tua daripada Intanon.
Namun sampai skore 12-10 masih tetap di dominasi oleh Intanon yang terus meninggalkan nilai Wang, permainan dengan gaya manuver bola yang ulet dengan reli-reli yang panjang.
Wang juga tidak mau tertinggal,dengan keuletan yang merupakan modal pengalamn jam terbang wang yang lebih tinggi, perlahan tapi pasti mengejar ketertinggalan poinnya menjadi unggul 14-16 oleh Wang.
Posisi sulit namun tetap mempertahankan performanya,Intanon menunjukkan permainan ulet yang luar biasa sehingga mengejar 1 angka menjadi 15-16. Tidak lama dari itu kesalahan-kesalahan mulai muncul di akhir pertandingan Intanon pun tertinggal 16-19,terlalu bernafsu dan kurang tenang memang sebuah psikologis seorang pemain muda yg masih kursng tenang dan terlihat sangat bernafsu.
Masih terus mengejar ketinggalannya 2 angka didapat dari kesalahan Wang sehingga bisa mengejar poin 19-20 namun harus berakhir Wang menang 19-21 hasil dari pengamatan bola yang kurang tepat dari Intanon.
Permaianan gemilang dimainkan oleh pemain 19 tahun asal Thailand ini, gaya-gaya indah dimainkan oleh Intanon dalam babak kedua, skor baik diraih 6-3 unggul Intanon. Intanon meminta chalenge dalam skor ke 7 nya karena menurut Intanon bola masuk dan ternyata memang masuk.
Sistem baru chalenge diberiakan 2x untuk masing-masing pemain. Hasil itu memperdalam kepercayaan Intanon menjadi unggul 11-4. Sebuah sistem baru yang sangat berguna untuk pemain sehingga dapat memacu kembali semangat dan motivasi pemain seperti Intanon.
Usia yang masih muda menjadi modal baik dalam permainan Intanon ini. Sebuah aksi heroik jatuh-jatuhan  dari Intanon dalam mengejar bola sulit yang di berikan Wang sehingga poin berubah 14-8. Chalange ke dua juga di ajukan Intanon karena bola keluar yg di yakini Intanon dan dinyatakan keluar sehingga Intanon bertambah 15-8.
Perlahan Wang mengejar ketertinggalan dengan menjaga performanya meraup 4 angja sehingga poin berubah 17-14.  Namun kesalahan Wang menjadikan game poin 20-14. Kesempatan masih dimiliki permain Tiongkok dari kesalahan bola Intanon yang melebar dan mengejar 2 angka menjadi poin 20-16, tapi harus berakhir menang oleh Intanon yaitu 21-16.
Permainan berlanjut set ke 3 dan Intanon terus menekan dengan permainan ulet dengan berbagai macam kombinasi tekanan serangan sehingga unggul 8-4, berubah permainan Wang yang memaksa Intanon melayani reli -reli panjang sehingga poin berubah tipis bekedudukan 10-8.
Permainan akhir yang semakin ketat membuat kedua pemain semakin semangat saling menyerang memanfaatkan ruang-ruang kosong yang semakin terlihat karena tenaga yang semakin terkuras. Nampak Intanon sudah merasakan kelelahan dengan sesekali melakukan gerakan rukuk dan menghela nafas, namun Intanon masih konsisten unggul 19-13 dan berhasil menang 21-13. 
Kemenangan ini mengantarkan kemenangan untuk menuju dalam pertandingan final berikutnya pada hari minggu di istora nanti tanggal 22 Juni 2014.

Incoming search terms:

Komentar