Anestesi

Sekilas Artikel Ilmu Anestesi

on

Anestesi merupakan hal yang sangat penting dalam dunia kedokteran. Ini merupakan cara yang dilakukan dokter sebelum melakukan pengobatan, dalam hal ini adalah pembedahan atau hal yang lain yang menyebabkan rasa sakit, pada pasiennya. Berikut ini sekilas artikel ilmu anestesi. Kita terlebih dahulu harus mengenal apa itu Anestesi. Apakah yang disebut dengan Anestesi itu? 
Anestesi adalah serangkaian tindakan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan rasa sakit sebelum melakukan pembedahan ataupun prosedur lain yang dapat menyebabkan rasa sakit terhadap pasien, karena itu Anestesi sering disebut juga dengan “Pembiusan”. Tujuannya tidak lain adalah agar pasien ini tidak merasakan sakit saat dilakukan prosedur diatas tadi, atau setidaknya mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan akibat prosedur tersebut. 
Dalam artikel ilmu anestesi, akan sedikit kita ulas mengenai sejarah anestesi. Perlu diketahui bahwa kisah tentang perkembangan ilmu pembedahan bisa menjadi kisah yang luar biasa. Karena pada jaman dahulu belum ada teknik pembedahan dengan anestesi seperti sekarang ini. Jadi pembedahan hanya dilakukan hanya pada penyakit-penyakit atau hal tertentu, dan rasa sakit yang ditimbulkan hanya dapat dikurangi dengan ramuan obat-obatan yang dibuat dari tumbuhan dan alkohol. 
Hal  tersebut berubah menjadi lebih baik setelah abad ke-19, tepatnya pada tahun 1846, seorang dokter gigi bernama Willian Thomas Greene Morton mencoba menggunakan Eter untuk mengoperasi pasiennya. Setelah itu bermunculanlah berbagai eksperimen dalam hal anestesi. Namun, peristiwa penemuan eter tadi disebut sebagai penemuan luar biasa dalam sejarah umat manusia. Wajar jika disebut seperti itu, karena dampak yang ditimbulkan dalam ilmu kedokteran dan pengobatan mengalami lompatan yang sangat jauh lebih baik. 
Memang dalam dunia modern ini, zat yang banyak digunakan sebagai anestesi adalah Eter (CH3CH2)2O. Memang banyak percobaan yang dilakukan oleh ahli untuk menggunakan zat lain sebagai anestesi, seperti zat nitrogen-oksida atau yang sering disebut dengan “zat tertawa”. Karena memang ketika dihirup, maka orang yang  menghirupnya akan tertawa dan bisa lupa segalanya. Ada juga gas kloroform untuk anestesi, namun tidak banyak digunakan. Demikian sekilas artikel ilmu anestesi dan semoga bermanfaat.

Incoming search terms:

Komentar