kesehatan

Sanksi Penyalahgunaan Obat Sebagaimana Yang Tercantum Dalam Undang-Undang

on

Sanksi penyalahgunaan obat memang merupakan suatu hal yang paling menarik untuk diperbincangkan karena tindakan tersebut tidak dapat dielakkan lagi, bagi sebagian orang ada saja yang berusaha untuk menyalahgunakan obat-obatan terutama obat-obatan seperti narkoba. Penyalahgunaan narkoba sudah marak terjadi di berbagai kalangan, baik orang dewasa maupun remaja selain itu tidak pula memandang status atau pangkat yang dimiliki. Penyalahgunaan obat seperti narkoba atau obat terlarang memang merupakan suatu tindakan yang melanggar hukum sehingga mengenai hal tersebut telah diatur dalam Undang-undang. Pada dasarnya penggunaan narkoba atau narkotika hanya untuk pelayanan medis semata atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan kecuali golongan I yang tidak digunakan untuk kesehatan.
Dalam penggunaannya telah diatur dalam UU No. 20 tahun 1997 tentang narkotika yang mengatur tentang produksi, penyimpanan dan pelaporan, ekspor dan import, pengangkutan, transito, dan pemeriksaan sehingga apabila terjadi tindakan penyimpangan atau pelanggaran dari yang telah diatur, akan mendapatkan sanksinya. Selain itu, diatur pula dalam UU No. 22 tahun 1997 tentang narkotika yang mengatakan bahwa menanam, memelihara, mempunyai, memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan I dapat dipidana 10 tahun penjara dan denda 500 juta. Selanjutnya sanksi penyalahgunaan obat narkotika dengan memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan II dapat dikenakan pidana selama 7 tahun penjara dan denda 250 juta, narkotika golongan III penjara 5 tahun dan denda 100 juta.
Meskipun telah tercantum dalam Undang-undang yang dikhususkan untuk mengatur semua hal mengenai sanksi yang dapat berlaku bagi pihak yang melanggar atau melakukan penyalahgunaan obat narkotika, tetap saja tindakan pelanggaran dan penyalahgunaan narkotika marak terjadi. Untuk zaman sekarang ini, peraturan yang tertulis hanya dianggap sebagai suatu hal yang tidak perlu ditakuti melainkan untuk dilanggar. Sanksi penyalahgunaan obat narkotika tersebut tidak jarang memberikan efek kurang jera pada pihak yang melanggar karena tidak sedikit pihak yang tetap saja melakukan pelanggaran tersebut meskipun pernah mengalami sanksi pidana. Penyalahgunaan obat yang paling sering terjadi dan dilakukan oleh pihak-pihak tertentu adalah kegiatan peredaran atau pengkonsumsian obat narkotika.

Komentar