Kanker

Penyebab Risiko Kanker pada Anak

on

Merupakan sebuah masalah besar bagi seorang pasangan suami istri (pasutri) bila dalam proses memiliki keturunan mengalami sebuah keguguran, karena hal tersebut tentunya dapat mengalami gangguan mental dan fisik seorang ibu. Jika sebuah keguguran terjadi karena kecelakaan biasanya sering berdampak ibu dan bayi mengalami kematian.

Semakin takutnya akan keguguran kini banyak diproduksi obat untuk mencegah keguguran atau obat anti keguguran. Namun sebenarnya sesuatu yang diciptakan dengan sebuah rekayasa bisanya akan memberikan dampak yang kurang baik bila terlalu lama dikonsumsi atau memang sebenarnya obat tersebut memberikan efek samping yang tidak baik untuk kandungan dan tubuh seorang ibu.

Sebaiknya sebelum hamil perlu dilakukan persiapan sebelum hamil dengan melakukan tes kesehatan sebelum hamil. Dengan mengetahui masalah apa yang kita hadapi tentunya kita akan memiliki sebuah cara untuk menyelesaikan masalah tersebut sebelum terjadi dampak yang tidak diinginkan.

Selama hamil, konsumsi obat sebaiknya memang dibatasi karena beberapa obat bisa membahayakan kandungan. Risikonya akan lebih tinggi jika anak yang dikandung adalah perempuan, sebab saat dewasa jadi 2 kali lebih rentan kena kanker.

Peningkatan risiko kanker hingga 2 kali lipat pada anak perempuan terjadi jika selama kehamilan ibunya mengonsumsi obat diethylstilbestrol (DES), yakni semacam hormon sintetis mirip esterogen. Obat ini biasanya diminum untuk mencegah keguguran pada kondisi tertentu.

Namun berdasarkan pengamatan terhadap 5.500 anak perempuan, obat ini telah memicu peningkatan risiko kesehatan ketika dikonsumsi oleh ibu hamil. Anak perempuan yang ibunya mengonsumsi obat ini ketika hamil lebih rentan kena kanker dan masalah kesuburan.


Dampak penggunaan DES pada ibu hamil teramati lebih besar pada perempuan, meski pada anak laki-laki juga bisa memicu masalah sistem reproduksi. Pengaruhnya pada generasi ketiga atau cucu dari ibu hamil yang mengonsumsi DES juga belum banyak diteliti.

“Kami tidak ingin membuat panik dengan penemuan ini seolah-olah orang yang pakai DES anaknya pasti kena kanker. Yang perlu dilakukan oleh para ibu hamil hanyalah mengonsultasikan pada dokternya jika mau menggunakan DES,” ungkap Dr Sharmila Makhija dari University of Louisville yang memimpin penelitian ini, seperti dikutip dari NYdailynews, Jumat (7/10/2011).

Faktor apa yang memicu peningkatan risiko kanker dan ketidaksuburan pada anak-anak pengguna DES juga belum diketahui pasti. Namun dengan adanya temuan ini, para ibu hamil yang menggunakan obat ini diimbau untuk lebih waspada dan tidak sembarangan meminumnya.

Peningkatan risiko kanker dan ketidaksuburan pada anak pengguna DES dibandingkan dengan anak dari ibu-ibu yang ridak menggunakan obat itu adalah sebagai berikut :

Jenis Resiko pada Anak Perempuan
Minum DES
Tidak Minum
Kanker payudara 
Kanker serviks stadium awal
Mandul
Menopause dini 
3.9% 
6.9%
33.3%
 5.1% 
2.2%
3.4%
15.5%
1.7%


Demikianlah beberapa informasi yang berkaitan dengan kanker pada anak, semoga dapat membantu para orang tua untuk selalu menjaga kesehatan anak agar terjauh dari segala macam penyakit.

Incoming search terms:

Komentar