Otomotif

Pengertian dan Jenis-jenis Relay

on

Komponen elektronik memanglah sangat banyak apabila harus di jelaskan satu persatu, namun sebaiknya hal tersebut tidak untuk dijadikan tabu, karena memang semua perlengkapan alat elektronik memiliki fungsi sendiri-sendiri yang berbeda. Untuk lebih mudah dalam memahami komponen elektrik maka sebaiknya berawal dari komponen-komponen elektrik yang memang sering dijumpai dan banyak digunakan dalam beberapa perangkat elektronik maupun alat lain.  Motor dan mobil misalnya, terdapat banyak sekali rangkaian listrik di dalam mobil dan motor yang menggunakan berbagai macam komponen elektrik yang paling mudah dilihat dan sering digunakan, terutama saat kendaraan tersebut mengalami kerusakan pada bagian lampu, switch starter, klakson dan lainnya.
Dalam kompone listrik tersebut ada sebuah komponen sederhana yang berama relay. Mungkin beberapa orang sudah banyak sekali yang mengetahui bentuk relay seperti apa dan fungsinya untuk apa.  Namun komponen ini ternyata juga masih banyak yang tidak mengetahui kegunaannya dan bentuknya, apalagi bila harus mengenali jenis-jenisnya. Untuk itu maka pada kesempata kali ini ingin disampaikan beberapa penjelasan singkat yang tentag fungsi dan jenis-jenis relay yang paling sering dijumpai versi wartasaranamedia.com
Pengertian relay beserta fungsinya adalah sebuah komponen listrik yang tersusun dari komponen inti berupa sebuah kumparan yang fungsinya adalah untuk menimbulkan medan magnet dan juga mengubah tegangan.  Medan magnet yang dimaksut pada relay ini berfungsi untuk memindahkan arus, fungsi ini juga merupakan salah ke 1 fungsi dari relay ini yaitu untuk memindahkan arus listrik. Kemudian fungsi kedua adalah mengubah tegangan.  Didalam relay terdapat kumparan yang fungsinya dapat digunakan untuk menaikan tegangan atau menurunkan tegangan.  Contoh seperti pada klakson mobil biasanya banyak yang menggunakan relay agar suara klakson menjadi keras akibat tegangan yang ditinggikan dari relay tersebut.
  

Singkat penjalasan diatas tentang pengertian dan fungsi dari relay sepertinya sudah cukup juga memberikan sedikit pengenalan terhadap komponen listrik bernama relay tersebut. Untuk melengkapi wawasan lainnya maka sebaiknya setelah mengenal apa yang dimaksud relay dan fungsinya maka tidak ada salahnya untuk mengetahui jenis-jenis relay.  Jenis-jenis relay ini paling mudah dikenali dengan jumlah pin atau konektor yang digunakan untuk menghubungkan ke kabel-kabelnya. Jenis-jenisnya seperti berikut :
1. Relay Off
Saat switch tidak dinyalakan (pin 1 dan 3), relay jadi tidak memiliki energi (arus) tanpa pengaruh arus listrik kontak (pin 2 dan 4) terbuka, sehingga arus tidak mengaliri pin 2 dan 4.
2. Relay On
Saat switch dinyalakan (pin 1 dan 3), kumparan memiliki energi dan arus yang lebih besar dari arus yang masuk. Pin 2 dan 4 tertutup menghasilkan kontuinitas arus untuk suplai.
3. Relay 4 Pin
Pada relay 4 pin biasanya memiliki nomor 30, 85, 86, dan 87. Nomor 85 dan 86 (pin 1 dan 3) berfungsi sebagai kumparan magnetik, sedangkan nomor 30 dan 87 (pin 2 dan 4) berfungsi sebagai kontinuitas dan suplai arus bagi beban, lampu, klakson, dan lain-lain.
4. Relay 5 Pin
Pada relay 5 pin biasanya memiliki nomor 30, 85, 86, 87, dan 87a. Sama halnya seperti relay 4 pin, namun ditambah memiliki rest kontak (87a).
 

Jenis-jenis di atas merupakan jenis relay bukan berdasarkan macam-macam relay sesungguhnya, namun jenis relay yang banyak disebut di dalam masyarakat umum agar lebih mudah membedakannya. Untuk jenis relay yang sesungguhnya berdasarkan pengetahuan elektronika ada 3 majam jenis relay yaitu Elektromagnetik Relays (EMRs), Solid-state relays (SSRs) dan Microprocessor Relays.

Incoming search terms:

Komentar