Engineering

Pengertian dan Fungsi pipa kawah yang Tak Banyak Diketahui Orang

on

Pengertian dan fungsi Pipa Kawah banyak tidak diketahui oleh masyarakat. Apa yang terbayangkan jika kata di Pipa Kawah disebut? Sebuah pipa atau saluran dan kawah yang mengacu kepada gunung berapi. Paling tidak begitulah pengertiannya. Bentuk aslinya tidaklah benar-benar berupa pipa, namun lebih kepada lubang atau rekahan yang terdapat di bidang lemah pada kerak bumi. Dari lubang atau rekahan itulah magma menerobos ke permukaan bumi. Kejadian penerobosan magma ke permukaan bumi kita kenal dengan erupsi gunung api (gunung meletus). 
Fungsinya pipa kawah tersebut yaitu ketika magma yang keluar berasal dari kawah utama tidak sebanding dengan saluran kawah utama sehingga membelok dan munculah lobang atau rekahan di lereng-lereng gunung.
Jika erupsi yang terjadi di kawah utama akan menimbulkan Kerucut Parasit (ukurannya lebih kecil dari kerucut gunung api utamanya), maka erupsi samping (erupsi yang timbul di lereng gunung yang melalui lubang atau rekahan lemah di kerak bumi) akan membuat Kawah Samping. Kawah Samping sendiri memiliki diameter kurang lebih 2 kilometer, dan terletak di bagian lereng dimana magma keluar saat erupsi samping. 
Contoh gunung berapi yang pernah terjadi erupsi melalui rekahan yaitu Plateau Dekkan di India dan Plateau Columbia di Amerika Serikat. Di Plateau Dekkan, lava yang menutupi memiliki ketebalan rata-rata 667 meter, hingga 3000 meter, dengan luas mencapai 5×105 km2. Sedangkan di Plateau Colombia ketebalan lava basah mencapai 100 meter, dengan luas wilayah yang tertutupi hingga 130.000 km2. Sedangkan permukaan daratan yang tertutupi mencapai 2,6×106 meter, dengan jarak dari lubang lebih dari 60 km.
Ketika Eerupsi terjadi, umumya material yang dikeluarkan berupa gas, cair, dan padat. Material gas, sekitar 75%-90% berupa uap air, dan sisanya terdiri atas Nitrogen, Oksigen, Hidrigen, Karbon Monoksida dan berbagai gas lain. Sedangkan material dalam bentuk cairan lebih dikenal dengan nama Lava atau magma, yaitu batu paas cair. Material padat (Tepra/Piroklastik) terdiri atas abu vulkanis (jika mengendap cukup tebal akan membentuk Tufa, yaitu batuan yang berlapis-lapis, yang mirip dengan Sedimen, hanya saja berbeda dalam komposisinya), pasir, lapilli, dan bom.

Incoming search terms:

Komentar