Anestesi

Pengertian Anestesi dan Jenisnya

on

Mungkin beberapa orang masih belum mengerti apa yang dimaksut dengan anestesi, terutama para calon bidan baru yang mungkin pengertian ini wajib untuk dicari karena hal ini merupakan sesuatu yang harus di pahami dan dimengerti. Ruang lingkup hal ini berkaitan erat dengan seluruh bidang-bidang kesehatan seperti rumah sakit, rumah bersalain, puskesmas, poskesdes dan lain sebagainya.
Anestesi adalah suatu tindakan untuk menghilangkan kesadaran disertai hilangnya rasa sakit yang sifatnya sementara. Anestesi pada setiap keadaan membawa masalah-masalah tersendiri sesuai dengan penderita atau pasien yang sedang ditangani karena efek samping dari obat-obat anestesi mendepresi organ-organ vital di tubuh manusia maupun binatang. Kurang lebihnya seperti itu kira-kira yang saya pelajari.

Dalam dunia kebidanan dan kedokteran ada sedikit perbedaan pada masalah kepentingan yang dihadapi. Dalam dunia kebidanan ada dua hal yang sangat perlu dipahami yaitu ibu dan anaknya. Oleh karena itu anestesi yang digunakan dalam dunia kebidanan yang bersangkutan dengan dua kepentingan tersebut harus diperhatikan agar tidak mempengaruhi anak.
Beberapa aspek farmakologik dari anestesia antara lain yaitu :
  1. Narkotik dan Analgesik
  2. Sedatif, hipnotik dan neuroleptik
  3. Relaksasi otot-otot
  4. Vasokonstriktor dan vasopresor
  5. Oksitosik
Jenis obat-obatan anestesi merupakan sesuatu yang berbahaya jika terkonsumsi melebihi takaran atau dosis yang berlebihan. Hal ini menjadi berbahaya karena adanya unsur kimia di dalam obat-obatan tersebut. Hal ini menjadi sangat berbahaya karen fungsi dari anestesi berdampa pada melemahnya organ-organ vital di dalam tubuh.
Perlu dijelaskan dan diinformasikan mengenai zat-zat yang terkandung dalama Anestesi. Anestesi juga terdiri dari beberapa bagian yaitu :
  1. Bagian Umum
    • Anestesi Inhalasi
      – Nitrogen Oksida
      – Etilene
      – Eter (di ethyl dan di venyl)
      – Siklopropan
      – Halotane ( floutane )
      – Metoksifluran
      – Kloroform
      – Fluroksen
      – Trilen Anestesi
    • Anestesi Intervena
      – Golongan barbiturat : pentotal (tiopental), Surital, butaliton, evipal
      – Golongan non barbiturat : gama hidroksiburat, G-25 505, inovar
      – Ketalar
    • Anestesi Rekal– Ether oil mixture
      – A vertin
      – Paraldehida
      – Pentotal

     

  2. Anestesi Lokal
    Anestesi lokal dibagi menjadi 3 golongan yaitu :
    • Golongan ester, yaitu :
      – Kokain, siklain dan metilkain
      – Novokain, prokain dan nesakain
      – Pentokain dan benzokain
    • Golongan alkohol, yaitu
      – Benzil alkohol, etilalkohol, orthoform dan mentol
    • Golongan heterogeneous, yaitu :
      – Nuperkain
      – Lidokaine (xylocaine)
      – Karbokain
      – Prokaine kafein (impletol)
Yang sering dipakai adalah novokain dan prokain larutan 0,5%, 1% dan 2%

Incoming search terms:

Komentar