Mobil

Pasar Mobil CBU Premium Diperkirakan Akan Tetap Lesu Hingga Akhir Tahun

on

Keadaan kondisi perekonomian Indonesia yang hingga saat belum kunjung membaik karena di sebabkan oleh kurs rupiah yang terus melemah pada mata uang dollar AS dan euro memamng sangat mempengaruhi di semua bidang. Salah satunya di bidang otomotif Indonesia yang dimana untuk produk otomotif CBU kelas atas baik itu mobil atau motor memperoleh pendapatan hasil penjualan produk yang kian berkurang. Meski hal tersebut lebih cenderung kepada produk mobil CBU premium. Tetapi tidak hanya itu saja, ternyata kurs rupiah yang saat ini kian melemah di sebabkan karena ada factor lain yakni kebijakan baru yang di terapkan oleh pemerintah mengenai pajak barang mewah yang meningkat dua kali lipat, hal tersebut lah yang membuat pasar mobil CBU premium kian melemah. Salah satu distributor resmi mobil CBU premium Indonesia yakni Citra langgeng Otomotif yang merupakan salah satu distributor resmi Mobil Ferreri di Indonesia mengatakan bahwa pasar mobil CBU premium bakal akan terus melemah hingga akhir tahun 2015.

Sedangkan untuk merk mobil Ferrari sendiri telah mendapatkan penurunan pemasaran sejak tahun 2013 lalu, hal tersebut karena di sebabkan oleh nilai tukar rupiah yang kian melemah mulai terasa sejak awal tahun2013 yang membuat distributor mobil Ferrari yang ada di Indonesia merasa sangat kesulitan. Dan puncaknya pada akhir kuartel pertama 2014 lalu yang tepatnya pada tanggal 19 Maret 2014 bahwa pemerintah Indonesia telah menetapkan peningkatan tariff pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 125 persen untuk mobil yang memiliki kapasitas mesin di atas 3.000 cc dan mobil mesin diesel yang memiliki kapasitas 2.500 cc.

Tidak hanya sampai di situ saja, mkebijakan pemerintah Indonesia yang lain masih ada lagi yakni pajak biaya masuk yang kini juga di tetatpkan oleh pemerintah meningkat dari 10 persen menjadi 50 persen. Hal tersebut membat produk mobil CBU impor terkena imbasnya. Sehingga dari hal tersebut lah yang membuat harga jual mobil Ferrari di Indonesia semakin meningkat dan membuat para konsumen enggan membeli mobil CBU premium tersebut.

Distributor resmi Ferrari Indonesia juga telah menanggapi bahwa kebijakan pemerintah tersebut bermaksud untuk merevisi harga jual sebagai langkah untuk antisipasi. Namunmeski begitu belum bisa di ketahui secara jelas nilai yang akan di berikan untuk unit mobil CBU premium Ferrari yang di pasarkan di pasaran otomotif Indonesia.

Incoming search terms:

Komentar