Mobil

Nissan Koreksi Target  Penjualan X-Trail Akibat Rupiah Tidak Begitu Kondusif

on

Dengan semakin melemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dollar AS memang sangat berpengaruh ke semua sector ekonomi, termsuk ke bidang industry otomotif. Meski beberapa pabrikan tela mencatatkan hasil penjualan yang cukup memuaskan, namun tidak bia dipungkiri bahwa dengan merosotnya nilai tukar mata uang rupiah sangat menggangu proses penjulan kendaraan di Indonesia. Hal tersebut lang yang di rasakan oleh PT Nissan Motor Indonesia (NMI) selaku distributor resmi mobil-mobil Nissan di Indonesia.

PT Nissan Motor Indonesia telah menargetkan bahwa target penjualan mobil baru mereka pada tahun ini kemungkinan besar tidak bisa di capai. Dan salah satu penyebabnya adalah nilai tukar mata uang rupiah yang kian melemah terhadap dollar AS. Budi Nur Mukmin selaku General Manager Marketing Strategy PT NMI mengatakan bahwa dengan semakin melemahnya nilai tukar mata uang rupiah sangat berdampak kepada proses penjulan kami.

Budi Nur Mukmi juga mengatakan bahwa PT NMI sendiri telah melakukan koreksi target penjulan produk-produk andalan mereka, dan salah satunya dalah mobil SUV Nissan X-Trail. Yang mana awalnya mobil tersbut di targetkan penjulan sebanyak 1.000 unit perbulan, namun kenyataanya hanya terjula sebanyak 700 unit saja. Namun meski hal tersebut masih cukup menggembirakan, tetapi selisih target yang tidak tercapai masih cukup jauh.

Penurunan penjualan sebanyak 30 persen tersebut sebenarnya tidak hanya di rasakan oleh Nissan saja, melainkan pada produsen lainnya saja. Namun meski begitu, Budi telah mengaku mereka masih tetap optimis dengan hasil penjualan produk-produk Nissan, terutama pada Nissan X-Trail. Budi juga menganggap bahwa mobil SUV andalan Nissan tersbut memiliki daya saing yang cukup kuat dengan produk mobil SUV lain.

Lebih lanjutnya agi Bidu Nur Mukmin juga mengatakan bahwa selama ini wilayah di Yogyakarta dan Jawa Tengah telah menyumbangkan sebanyak tujuh persen dari total hasil penjulan mobil nasional. Namun meski tidak besar, tetapi agaknya itu dianggap Budi sudah sangat cukup bagus.

Pada kesempatan lainnya Presiden PT Nissan Motor Indonesia yakni Izumi memberikan penjelasan bahwa pihaknya juga berusaha menawarkan type Nissan X-Trail Hybrid ke Indonesia, meski mobil tersebut sempat di kabarkan ridak akan di jula di Indonesia karena terbentur dengan masalah infrastruktur.

Incoming search terms:

Recommended for you

Komentar