Engineering

Memahami Perbedaan Gaya Gesek Statis dan Gaya Gesek Kinetis

on

Luasnya ilmu pengetahuan memang tidak ada batasnya karen semua hal yang ada di luar maupun di dalam manusia semuanya dapat dipelajari sehingga ilmu itu bisa muncul dan dapat dipelajari sebagai sebuah ilmu pengetahuan yang memampu memberikan konstribusi untuk kemajuan jaman menuju era moderen yang sangat di nanti-nanti.
Tidak lepas dari kegiatan yang ada dikehidupan sehari-hari yang dalam hal ini akan dijabarkan secara rinci dan mudah-mudahan dapat menjadi sebuah literatur yang membantu memberikan sumbangan pada ilmu pengetahuan. Memahami lebih jauh tentang gesekan tentu saja mungkin hal ini terdengar cukup biasa dan mengapa harus di pahami. Pada masa belajar tentu saja gesekan ini menjadi sebuah pertanyaan karena disekolah hal sepele semacam ini dipertanyakan bahkan di bahas dalam pelajaran fisika. Berbagai jenis gesekan yang ada di sekeliling manusia merupakan sebuah kejadian yang dapat dijadikan studi kasus pembelajaran fisika.
Untuk mengenal lebih jauh tentang apa itu gesekan sebaiknya pahami dahulu pengertiannya. Pengertian gaya gesek atau gesekan merupakan sebuah fenomena atau kejadian yang terjadi apabila dua buah benda bergerak yang berbeda koefisien serta berlawanan arah mengalami gerakan saling bersentuhan satu sama lain. Gaya gesek bisa saja terjadi antara dua material yang berbeda jenis, misalnya gesekan antara air dan benda padat lainnya sehingga menyebabkan terjadinya ke ausan atau berkurangnya nilai ekonomis benda tersebut. Namun yang paling sering kita jumpai adalah gesekan antara seseama jenis benda padat seperti pada saat mengasah sebuah pisau, hal yang  terjadi adalah dengan melakukan gaya gesek terhadap material logam (pisau) kepada batu asah untuk mempertajam permukaan pisau yang digunakan untuk memotong.
Dengan memahami pengertian singkat tersebut tentu saja dapat timbul berbagai macam pertanyaan lainnya seperti apa saja jenis-jenis gaya gesek yang ada di dunia ini. Dalam sebuah literatur mengatakan bahwa gaya gesek juga merupakan penjumlahan  dari reaksi gerakan sekala mikro antara dua permukaan yang saling bersentuhan baik permukaan tersebut kasar maupun halus. Permukaan benda yang saling bergesekan terkandang juga menjadi sebuah perdebatan mengenai panjang masa pakai benda terhadap  jenis permukaan benda bersentuhan. 
Jika diketahui permukaan benda yang halus atau kasar menjadi sebuah variable yang menjadi faktor penyebab berkurangnya masa pakai sebuah benda maka diketahui bahwa ternyata benda dengan permukaan halus justru mengalami kuota gesekan terbesar karena semua permukaan benda tersebut sepenuhnya mengalami gesekan. Sehingga untuk mengatasi permasalahan gesekan di pakailah pelumas (oli) untuk mengurangi gaya gesek yang terjadi antar permukaan.
Karena gaya gesek merupakan sebuah fenomena yang terjadi apabila adanya pergerakan antara satu sama lain maka gaya gesek dibedakan menjadi dua jenis yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis. 

Gaya gesek statis adalah gesekan yang terjadi antara dua buah benda padat yang saling bersentuhan namun salah satu dari benda tersebut bersifat statis atau diam. Hal ini sering kita jumpai pada sesuatu hal yang bergerak pada bidang miring, seperti contohnya pada permainan prosotan waktu di Taman kanak-kanak. Gaya yang muncul antara manusia dan prosotan merupakan gaya gesek statis karena manusia meluncur kebawah namun prosotan tidak bergerak. Gaya gesek statis juga bisa terjadi pada ban mobi, ban mobil yang dipakai untuk berkendara maka lama-lama akan menjadi gundul karena mengalami gaya gesek statis pada permukaan roda dan jalan yang dilewati. Mobil dengan masa tertentu akan bergerak diatas permukaan jalan dan roda akan bergesekan dengan jalan sehingga lama-lama ban akan gundul.
Sedangkan untuk pengertian gaya gesek kinetis atau bisa juga di sebut gaya gesek dinamis merupakan sebuah fenomena gesekan yang terjadi antara dua buah benda yang bergerak bersentuhan dan berlawanan arah. Sehingga gaya gesek menjadi yang terjadi biasanya lebih cepat pada permukaan benda yang saling bergerak seperti ini.

Incoming search terms:

Komentar