Bisnis

Memahami Pengertian Sanering

on

Sebenarnya peristiwa “Gunting Sjafruddin” merupakan implikasi dari pengertian sanering. Jika ditilik dari perekonomian Indonesia pada awal tahun 1950-an, ekonomi kita mengalami keterpurukan akibat tingginya tingkat inflasi sehingga harga kebutuhan pokok melambung tinggi. Keadaan diperparah dengan utang yang harus ditanggung pemerintah sebagai negara yang baru merdeka. Belum lagi perkara banyaknya jenis uang yang beredar tanpa standar nilai tukar. Guna mengatasi kesemrawutan itu, menteri keuangan Sjafruddin Prawiranegara menetapkan kebijakan yang dikenal dengan istilah “Gunting Sjafruddin”. Sjafruddin Prawiranegara berusaha mengurangi jumlah uang beredar dengan perintah menggunting uang De Javasche Bank dan uang Nica menjadi dua bagian. Sebelah kiri dinilai setengah dari angka nominal dan bagian kanan sebagai obligasi.

Secara etimologi sanering berasal dari bahasa Belanda geld sanering politiek yang berartipolitik penyehatan uang. Atau dalam bahasa Inggris monetary reforms yang artinya reformasi moneter.  Dari segi moneter sanering diartikan pemangkasan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai mata uang. 


Kebijakan sanering diterapkan ketika perekonomian dilanda inflasi dengan angka sangat tinggi (hiperinflasi). Oleh karenanya sanering bertujuan untuk mengurangi jumlah uang yang beredar di pasaran akibat kenaikan harga yang melebihi tingkat kewajaran. Karena nilai uang mengalami pemotongan, kebijakan sanering mengubah nilai uang terhadap barang menjadi kecil. Lebih lanjut sanering akan berpengaruh pada menurunnya daya beli masyarakat. Uraian-uraian tersebut memperjelas konsep sanering yang sebagaimana halnya kebijakan moneter lainnya yang tak lepas dari dampak positif dan negatif.

Banyak orang masih merasa kesulitan membedakan antara kebijakan sanering dengan redenominasi. Pengertian dua kebijakan itu memang hampir bergesekan apalagi bagi yang hanya sepintas memerhatikan. Walaupun sebenarnya sanering dan redenominasi sangat berbeda terutama dari segi penerapannya. Lebih jelasnya redenominasi berasal dari bahasa Inggris, redenominationyang bermakna penyederhanaan nilai mata uang. 

Redenominasi biasanya dilakukan pada saat perekonomian negara dalam keadaan stabil dan menuju ke arah yang lebih sehat. Dalam redenominasi nilai barang tidak mengalami penurunan karena yang dipotong adalah angka nominalnya. Hal ini akan diikuti dengan penyederhanaan sistem pembukuan/ akuntansi serta tidak menurunkan daya beli masyarakat. Tentu dengan penjelasan-penjelasan tersebut kita bisa membedakansanering dan redenominasi berikut konsep serta dampaknya.

Incoming search terms:

Komentar