Motor

Gagal Uji Emisi EURO3, Kawaski Ninja 2-tak Discontinue

on

Terlepas produk kawasaki terbaru yang di produksi oleh Kawasaki Motor Indonesia (KMI) mengeluarkan produk motor sportnya berbasis go green ninja 4 tak yang sukses mencuri perhatian pecinta motor sport dengan kapasitas silinder yang cukup besar. Produk dari Kawasaki Motors dengan basis mesin 2 taknya juga banyak di minati oleh kalangan pecinta motor sport.

Namun sangat di sayangkan untuk produksi motor basis 2 tak dari Kawasaki Motors ini harus berlapang dada karena dalam beberapa syarat uji kelayakan standar emisi Euro3 gagal mendapatkan hasil yang memuaskan.

Seperti telah diberitakan dan banyak terdengar di beberapa kalangan pecinta motor bahwa rumor motor basis 2 tak akan ditarik dari pasaran telah mendapatkan jawabannya. Hal ini di buktikan dengan penjelasan yang di sampaikan oleh Manager Promosi dan Penjualan Kawasaki Motor Indonesia, Bobby Bharata yang mengatakan bahwa motor Ninja 2-tak terakhir akan diproduksi pada bulan Juli depan ini dan setelah itu akan discontinue.

Beberapa faktor yang menjadi permasalahan dari tidak lulusnya uji Emisi Euro3 dikarenakan beberapa faktor seperti tingkat kebisingan suarnya. Seperti diketahui memang motor basis 2-tak memiliki tingkat kebisingan suara yang cukup besar, selain itu juga polusi dari penggunaan oli samping membuat pembakaran menghasilkan gas buang yang cukup menyebabkan polusi udara yang tidak baik.

Meskipun Kawasaki Motors telah melakukan berbagai macam upaya mengurangi kadar gas buang (CO2) yang dihasilkan sesuai dengan stadar Euro3 tapi faktor kebisingan suara dari kenalpot Kawasaki menjadi faktor gagalnya lisensi Euro3.

Menurut manager KMI sebenarnya bisa saja Kawasaki Ninja 2-tak lulus uji emisi Euro3 namun tetap harus menanggun konsekuensi bahwa performa dari Kawasaki Ninja 2-tak akan berkurang. Hal ini tentu saja mengurangi popularitas Ninja 2-tak yang memang menjadi daya tariknya.

Incoming search terms:

Recommended for you

Komentar