Tips Sehat

Dampak Operasi Caesar Pada Proses Melahirkan

By

on

Melahirkan dengan cara yang normal merupakan suatu persalinan yang diharapkan oleh setiap orang tua terutama ibu. Namun siapa yang dapat menolak jika hal ini terjadi. Oleh karena itu dibutuhkan antisipasi dari masalah ini supaya dapat mengatasi atau memberikan solusi yang aman untuk mendapatkan persalinan yang normal. Menjaga kesehatan badan dengan rajin berolahraga dan memakan makanan yang sehat serta sering berkonsultasi dengan dokter maupun bidan supaya lebih memahami bagaimana proses kehamilan.

Namun tidak banyak orang yang memang menginginkan proses kelahiran dari bayinya dilakukan dengan pembedahan karen merasa takut apabila merasakan sakit saat proses persalinan. Hal ini merupakan fenomena umum yang memang sering terjadi pada masyarakat saat ini. Ini merupakan sebuah kajian yang mungkin dapat sedikit saya jelaskan tentang bahaya dari operasi caesar yang terlalu dianggap mudah dan tidak beresiko. Tidak dapat di ingkari bahwa setiap hal yang dilakukan dengan pembedahan terlihat sangat singkat dibandingkan dengan cara normal, tapi ada efek samping yang ditimbulkan apabila proses persalinan yang dilakukan dengan pembedahan caesar.

Operasi caesar yang disarankan oleh para dokter adalah sebanyak tiga kali, apabila terjadi proses persalinan berikutnya maka dianjurkan untuk melakukan persalinan secara normal yaitu melalui vagina. Karena apabila operasi caesar ini dilakukan lebih dari tiga kali maka dapat menjadi ancaman yang sangat beresiko terhadap kesehatan. Resiko yang muncul akibat hal tersebut adalah pengangkatan rahim dan transfusi darah.

Selain dari itu juga dapat muncul akibat komplikasi dari tindakan tersebut karena dilakukan secara berulang-ulang adalah sebagai berikut :

  1. Placenta previa
    Operasi yang dilakukan berulang-ulang dapat membuat placenta menjadi dekat dengan leher rahim sehingga dapat menyebabkan keguguran serta perdarahan hebat.
  2. Adhesi dan jaringan perut
    Adanya jaringan perut atau adhesi ini dapat menyebabkan rasa sakit pada bekas luka sehingga membuat tubuh menjadi tidak nyaman, bahkan ada juga yang mengalami kelumpuhan.
  3. Placenta accreta
    Hal ini terjadi apabila tempat menempel placenta terlalu dalam ke dalam dinding rahim sehingga memungkinkan kerusakan pada rahim maupun organ lain sehingga dapat menimbulkan perdarahan.
  4. Rahim Pecah / uterine rupture
    Terjadinya hal ini karena operasi yang dilakukan secara berulang memberikan bekas luka sehingga luka tersebut dapat terbuka kembali dan mengakibatkan rahin mudah robek.

Incoming search terms:

Komentar