Cara Memperbaiki Mesin

Cara Memperbaiki Mesin Cuci Otomatis Yang Rusak

on

Sebelum mencoba memperbaiki sendiri mesin cuci yang rusak, kita harus mencari tahu di mana letak dan indikasi kerusakan yang ada. Selain itu, perlu juga bagi kita untuk mengetahui bagian-bagian dari mesin cuci otomatis itu sendiri.

Dalam mesin cuci otomatis, terdapat beberapa bagian-bagian penting, seperti panel control yang berfungsi untuk memprogram pengoprasian mesin cuci, pressure switch yang berfungsi untuk menyensor ketinggian atau level air di dalam tabung mesin cuci, infall valve atau kran pengisi air, rectactor sebagai penarik katub klep, pulsator sebagai pemutar pakaian di dalam tabung mesin cuci, gearbox untuk mentransmisikan pemutar dinamo, dan yang terakhir adalah mesin dinamo atau motor penggerak putaran.

Langkah Memperbaiki dan Mengatasi Air Terus Mengalir Pada Mesin Cuci Otomatis

Cara memperbaiki mesin cuci rusak harus disesuaikan dengan indikasi kerusakan yang ada. Misalnya, jika mesin cuci otomatis bekerja dengan normal namun air terus mengalir dari kran, tidak mungkin kita membongkar pulsator atau pemutar pakaian yang terdapat di dalam tabung. Apabila air tidak berhenti mengalir, bisa jadi itu merupakan indikasi kerusakan yang terjadi di dalam infall valve. Kita dapat mengatasi masalah ini dengan membuka infall valve dan membersihkan kerak atau kotoran yang menempel di dalam infall valve menggunakan cairan HCL atau menggunakan pembersih proslain.

Langkah Memperbaiki dan Mengatasi Mesin Cuci Tidak Bisa Melakukan Proses Bilas dan Peras

Kerusakan yang sering terjadi pada mesin cuci otomatis lainnya bisa berupa kerusakan pada proses rinse dan spin. Apabila proses wash atau proses mencuci terlihat normal namun pengeringnya tidak berfungsi dengan baik, kita bisa mengecek bagian door switch dan memastikan door switch terhubung dengan baik dan mengecek rectatornya.

Rinse dan Spin merupkan proses dalam mesin cuci yang seringkali mendapatkan masalah. Misalnya pada saat rinse atau proses membilas, mesin cuci bekerja secara acak dengan cepat, misalnya dari proses pemasukan air kemudian pindah kembali proses rinse itu sendiri, proses drain atau pembuangan air dan proses spin atau pengeringan. Dalam hal tersebut kapasitas proses semua yang dapat dilakukan mesin cuci terjadi dengan waktu yang cepat sehingga memaksa mesin bekerja keras.

Kemudian proses spin yang mengharuskan motor mesin cuci bergerak dengan kecepatan maksimum membuat motor mesin cuci menjadi lebih panas. Dalam kasus ini, mesin cuci yang jarang dibersihkan tentu saja akan membuat beban mesin menjadi lebih berat, sehingga proses pemutaran mesin menjadi terhambat dan menyebabkan rusak pada motor mesin cuci.

Kedua hal tersebut juga berkaitan dengan Vbelt yang menghubungkan motor dengan tabung mesin cuci. Untuk mengatasi masalah pada Vbelt, langkah berikut ini dapat membantu anda.

Cara Memperbaiki dan Set Ulang Vbelt Mesin Cuci :

  • Siapkan perlengkapan seperti obeng, kunci pas, tang dan lain-lain yang dibutuhkan, termasuk pelumas semprot dan lap kain.
  • Posisikan mesin cuci agar anda dapat leluasa membongkar bagian bawah mesin cuci.
  • Perikasalah bagian penghubung motor dan tabung mesin cuci (Vbelt) dengan memeriksa bagian sekitar vbelt sperti baut-bautnya dan kebersihannya.
  • Bersihkan bagian-bagian yang kotor, kecangkan bagian yang kendur dan lumasi.
  • Jika kondisi vbelt yang ada pada motor dan tabung terlihat kurang kencang, maka anda dapat mengencangkannya dengan membuka baut yang mengunci posisi vbelt.
  • Jika vbelt telah rusak maka anda cukup menggantinya dengan membeli di toko spare part yang menyediakan komponen-komponen mesin cuci.

Mengatasi Mesin Cuci Error Dengan Mengikuti Panduan Code Error

Cara memperbaiki mesin cuci otomatis yang tidak bekerja dengan baik selanjutnya adalah dengan melihat code error mesin cuci. Setiap mesin cuci otomatis, biasanya dilengkapi dengan code error yang akan memudahkan kita untuk mendeteksi kerusakan mesin bagian mana yang harus dilakukan pengecekan. Melihat code error mesin cuci akan membantu kita agar tidak keliru dalam melakukan tindakan pengecekan atau pembongkaran. Karena jika kita keliru dalam melakukan pengecekan dan pembongkaran, alih-alih mesin cuci kembali normal, malah dapat menambah kerusakan yang sudah ada.

Sebenarnya code error merupakan salah satu solusi yang paling tepat untuk para konsumen mesin cuci jenis otomatis supaya dapat mengatasi permasalahan-permasalahan umum kerusakan mesin cuci yang terdapat pada mesin cuci manual. Code error merupakan fitur yang mempermudah pemakai atau user mesin cuci untuk menemukan permasalahan kecil yang sering menyebabkan error atau kerusakan pada mesin.

Misalkan saja tiba-tiba mesin berhenti berputar karena guncangan yang terlalu berlebihan di dalam tabung, maka tabung akan menandai error hal tersebut dengan coder tertentu, biasanya coder tersebut juga tertempel di bagian mesin cuci beserta dengan solusi atau troubleshooting penyebab error tersebut.

Incoming search terms:

Recommended for you

Komentar