Food

Cara membedakan Makanan Organik dan Non Organik

on

Organik berarti mengacu pada hal yang dilakukan dengan cara menanam produk pertanian seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu dan daging secara alami tanpa bahan-bahan sintetis yang berbahaya bagi kesehatan manusia.

Makanan organik merupakan sebuah makanan yang bersumber dari sumber makanan yang tercipta secara intensifikasi pertanian dalam membudidayakan tanaman bahan makanan menggunakan pupuk organik tanpa mengkontaminasinya dengan zat kimia.  Hal ini menjadikan makanan dan bahan makanan organik menjadi solusi yang dicari orang untuk memenuhi kebutuhan makanan yang sehat.

Makanan organik saat ini juga telah menjadi tren masakan yang ramai di perbincangkan.  Bahkan saat ini juga telah muncul beberapa restoran yang khusus menjual masakan dengan bahan makanan organik.

Toko makanan kesehatan di indonesia sendiri belum begitu banyak, disebabkan harga dari makanan organik terbilang mahal. Berikut adalah beberapa perbedaan utama antara non-organik dan organik :
Non-organik
  • Memakai  pupuk kimia untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman.
  • Mengunakan insektisida sintetis untuk mengurangi hama dan penyakit.
  • Mengunakan insektisida sintetis untuk mengurangi hama dan penyakit.
  • memberikan antibiotik, hormon pertumbuhan dan obat-obatan untuk mencegah penyakit dan memacu pertumbuhan.


Organik

  • Memakai pupuk alami , seperti pupuk kandang atau kompos , untuk memberi nutrisi pada tanah dan tanaman .
  • Menyemprotkan pestisida alami untuk mengurangi hama dan penyakit .
  • Berikan pakan hewan organik, membersihkan kandang untuk membantu meminimalkan penyakit .

Hanya makanan yang tumbuh dan diproses sesuai dengan standar organik  yang dapat diberi label organik. Spesialis gizi makanan asal jawa barat mengatakan, bahwa kandungan gizi dalam makanan organik dengan makanan non organik itu sama saja,  tidak ada bedanya. Kandungan vitamin dan mineralnya pun sama , karena menurutnya pestisida regular tidak mempengaruhi kandungan gizi Namun menurut beliau, lebih aman jika anda mengkonsumsi bahan makanan yang benar-benar organik bagi tubuh.
Anak kecil, bayi, dan wanita hamil lebih rentan terkena penyakit jika mengkonsumsi makanan berpestisida dibandingkan dengan orang dewasa.Peneliti di amerika yang memperlajari tentang makanan organik mengatakan, ada beberapa jenis makanan yang memiliki kandungan pestisida cukup tinnggi yang sering dikonsumsi oleh anak kecil, dan wanita hamil, yakni apel, seledri, buah persik, selada, bayam, dan strawberry.
Di indonesia belum ada penelitian lebih lanjut tentang bagaimana menentukan bahwa makan tersebut oraganik atau non-organik, hal ini tergantung pada alat proses produksi, tempat penanaman, serta pengunaan bahan alami yang tidak mengndung unsur kimia berbahaya.
Adapun cara menghindari mengkonsumsi makanan yang terkena pestisida berlebihan, yaitu sebelum anda mengolah sayuran atau buah lebih baik dicuci hingga bersih dengan air mengalir. Tanaman hidroponik dengan tanah yang mengandung unsur hara , Dan Aeroponik , Yang menggantung Tanaman yang diberi pupuk Alami hasilnya lebih Bagus , Segar  tanpa mengunakan pestisida.

Incoming search terms:

Komentar