Kehamilan

Cara Diagnosis Perdarahan pada Kehamilan Muda

on

Diagnosis perdarahan pada kehamilan muda perlu dilakukan untuk memprediksi terjadinya perdarahan pada kehamilan muda seorang calon ibu. Perdarahan yang terjadi pada kehamilan muda seorang calon ibu atau biasa disebut dengan perdarahan pervaginam merupakan suatu peristiwa perdarahan yang terjadi saat kehamilan mencapai usia kurang lebih 22 minggu. Perdarahan ini relatif lebih mudah ditangani daripada kehamilan tua. Perdarahan ini dapat terjadi oleh beberapa hal seperti keguguran, kehamilan di luar kandungan ataupun kehamilan anggur. 
Kesemua kasus tersebut mungkin terjadi saat sang ibu mengalami kehamilan muda. Oleh karena itu, seorang ibu yang sedang hamil harusnya lebih waspada terhadap kondisi-kondisi yang terjadi pada dirinya saat dalam fase kehamilan karena tidak sedikit juga ibu yang mengeluhkan perdarahan pada trisemester atau 3 bulan pertama kehamilannya yang dapat disebabkan oleh beberapa hal di atas.
Untuk melakukan pendugaan pada suatu penyakit yang diderita oleh seseorang terutama perdarahan ini merupakan tindakan yang tidak mudah karena dibutuhkan keterampilan dan kecakapan khusus agar masalah yang terjadi dapat didiagnosis dengan baik. Cara diagnosis perdarahan pada kehamilan muda biasanya dilakukan dengan memikirkan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi saat seorang ibu berada pada fase kehamilan muda. Beberapa kemungkinan tersebut adalah kehamilan ektopik dan abortus. 
Kehamilan ektopik biasanya terjadi pada wanita yang mengidap anemia ataupun memppunyai keluhan pada bagian pinggul. Abortus biasanya terjadi pada wanita yang mempunyai usia produktif. Abortus pada seorang wanita dapat dilihat dengan mengetahui beberapa tanda-tanda yang diantaranya adalah uterus yang lebih kecil dari seharusnya, pengeluaran sebagian produk konsepsi dan lain-lain.
Jika penyebab dari perdarahan telah diketahui maka perlu dilakukan tindakan penanganan agar perdarahan ini tidak terjadi dalam waktu yang lama karena jika hal itu terjadi maka akan menyebabkan kejadian yang fatal. Tindakan penanganan umum pada perdarahan kehamilan muda adalah 1) lakukan penilaian secara cepat mengenai keadaan umum pasien termasuk tanda-tanda vital (nadi, tekanan darah, pernapasan dan suhu) 2) periksa tanda-tanda syok 3) jika dalam keadaan syok, pikirkan kemungkinan kehamilan ektropik terganggu 4) pasang infus dengan jarum infus besar, berikan larutan garam fisiologik atau ringer laktat dengan tetesan cepat. Kesemua tindakan ini harap dilakukan setelah diagnosis perdaharan pada kehamilan muda diketahui karena tindakan-tindakan tersebut dapat mengurangi kejadian fatal yang mungkin terjadi akibat perdarahan tersebut.

Incoming search terms:

Komentar