News

BMKG: Tsunami cile tidak berdampak ke indonesia

By

on

Berdasarkan keterangan dari Andi Eka Sakya selaku kepala Badan Meteorologi, dan Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan Tsunami setinggi 1,92 yang menyapu cile akibat dari pergerakan lempeng bumi dengan kekuatan 8,2 Skala Richter (SR) tidak akan berdampak ke daerah teritorial indonesia.
Gempa bumi magnitudo 7,8 melanda cile bagian utara hari rabu 9 (2/4/2014) jam 11,43 waktu setempat tersebut setidaknya menewaskan lima orang.
Tsunami dengan tinggi 1,92 meter tersebut melanda wilayah pesisir peru, chili, kolombia, ekuador, kosta rika, nikaragua, dan panama.
Andi mengatakan gempa bumi cile tidak berpengaruh pada pergerakan lempeng bumi indonesia, lempengnya berbeda.
BMKG dari Indonesia Tsunami Early Warning center (InaTEWS) kamarin mengeluarkan peringatan tsunami yang di prediksi akan melanda beberapa persisir di indonesia. Peringatan tersebut berdasarkan analisis tim khusus tsunami.
Status siaga tsunami untuk indonesia telah dicabut pada hari ini.
Warga negara Indonesia yang berada di cile sampai saat ini dikabarkan dalam keadaan aman, ujar kementrian Luar Negeri Republik Indonesia.
Juru bicara Kemenlu RI Michael Tene mengatakan pihaknya memastikan ada sekitar 23 orang WNI yang berada di sekitar daerah kejadian, dan sampai saat ini dalam kondisi yang baik.
Michael Tene juga menekankan pada 23 WNI yang berada di cile untuk mematuhi arahan pemerintah setempat, dan kami juga terus melakukan komunikasi dengan KBRI cile.
cile berada di Amerika latin dan memang menjadi salah satu negara yang rawan gempa. beberapa gempa terdsyat yang pernah melanda cile diantaranya dengan kekuatan 8,8 SR pada 27 Februari 2010 hingga mengakibatkan lebih dari 500 orang tewas dan 220 rumah hancur dan berkekuatan 9,5 SR pada 22 Mei 1960 yang menelan korban lebih dari 5.000.

Komentar