Batu Akik

Batu Akik Pirus, Pusaka Bersejarah Ribuan Tahun

By

on

Salam gemstone mania bagi para pecinta batu akik tentu saja yang sangat menggilai momen batu akik saat ini. Pada kali ini sesuai dengan judul posting yaitu batu akik pirus pusaka sejarah merupakan salah satu konsep pada tulisan artikel ini menindaklanjuti berbagai rujukan literature dari batu akik pirus yang ternyata lebih banyak mengerah kepada sejarah yang cukup lengkap berkaitan dengan jenis batu akik ini.
Batu akik pirus merupakan sebuah nama dari jenis batuan mulia yang memiliki nilai budaya dan nilai ekonomis tinggi karen tergolong dari tingkat kedalaman batu dan usia batu tersebut juga serta factor penting lainnya yang mempengeruhi keunikan batu tersebut. Batu pirus atau biasa disebut Faiurs dalam bahasa Ibrani merupakan jenis batuan yang tersusun dari berapa unsur seperti fosfat, tembaga, alumunium, emas dan beberapa unsur lainnya.
Dari beberapa unsur di atas tentu saja anda sebagai pecinta batu akik yang lebih memahami keunikan batu maka sebaiknya anda menghargai batu ini atau mengapresiasi batu ini dalam benak anda sebagai sebuah batu yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Sebelum saya lebih jauh membahas tentang batuan ini sebaiknya anda membayangkan terlebih dahulu dari ulasan diatas bagaimana sulitnya mendapatkan jeanis batu akik pirus yang asli. Karena batu pirus memiliki kandungan struktur yang cukup kompleks dan tergolong sulit ditemukan campuran seperti itu.

Batu pirus pada umumnya memiliki warna biru atau lebih tepatnya turquoise serta memiliki motif berwarna emas ataupun lainnya dengan garis yang sangat unik dan menarik. Warna dasar dari turquoise merupakan warna biru muda seperti biru langit dan warna biru lainnya yang juga dipengaruhi warna lain seperti biru kehijauan dan lainnya. Warna biru tersebut terbentuk karena adanya unsur tembaga , besi (Fr), Aluminium (Al) dan emas (Au). 
Karakteristik warna batu pirus juga didapatkan dari kandungan unsur tembaga didalam batu tersebut sehingga akan membuat warna biru batu pirus lebih dominan. Lain halnya jika unsur besi yang terkandung dalam batuan tersebut lebih banyak maka warna turquoise yang akan cenderung ke arah warna hijau.
Batu akik atau batu cincin pirus mengandung nilai sejarah yang tinggi karena batuan jenis ini telah ditemukan lebih dari 6000 tahun yang lalu oleh bangsa Mesir Kuno di daerah Sinai dan juga banyak ditemukan dalam makam-makam kuno yang memiliki usia lebih dari 4000 tahun sebelum masehi.
Dibeberapa literature sejarah lainnya juga dikatakan bahwa batu pirus juga digunakan dalam beberapa acara keagamaan dan juga digunakan untuk menghias topeng oleh suku Aztec yang juga meruapakan salah satu suku Indian di benua Amerika. 

Incoming search terms:

Komentar