Anestesi

Artikel Tentang Kumpulan Jenis-Jenis Obat Anestesi Dalam Kebidanan

on

Anestesi adalah suatu tindakan untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri ketika pembedahan atau suatu prosedur yang dapat menimbulkan rasa sakit pada tubuh. Anestesi ini dilakukan selain bertujuan untuk menghilangkan rasa sakit, juga agar proses pembedahan atau prosedur tersebut berjalan dengan lancar. Pada saat sekarang ini banyak obat yang digunakan untuk anestesi. Berikut ini merupakan artikel tentang kumpulan jenis-jenis obat anestesi dalam kebidanan.
Untuk menghilangkan rasa sakit saat dilakukan pembedahan atau prosedur yang dapat menyebabkan rasa sakit pada tubuh ada dua obat. Yang pertama yaitu analgetik. Analgetik adalah obat yang diberikan untuk meringankan rasa sakit dengan tanpa menghilangkan kesadaran secara total. Memang analgetik tidak menghilangkan rasa sakit secara menyeluruh, namun sekedar mengurangi rasa sakit yang timbul. 
Nah, sebagaimana seperti penjelasan diatas bahwa anestesi diberikan untuk menghilangkan rasa sakit pada seluruh atau sebagian anggota badan. Anestesi berasal dari bahasa Yunani, “An” berarti “tidak” atau “tanpa”, kemudian “aesthetos” berarti “persepsi” atau “kemampuan untuk merasa”, secara umum berarti menghilangkan rasa sakit yang ditimbulkan saat pembedahan atau prosedur tertentu dalam proses pengobatan. Istilah anestesi sendiri Oliver Windel Holmes Sr pada tahun 1846. Anestesi juga disebut sering disebut pembiusan. Banyak obat yang digunakan untuk anestesi, namun berikut merupakan kumpulan jenis-jenis obat anestesi dalam kebidanan.

Obat-obatan yang digunakan untuk anestesi antara lain Eter ([CH3CH2]2O). Ini banyak digunakan oleh para dokter sejak diperkenalkan oleh Willian Thomas Green Morton pada 16 Oktober 1846. Berikut ini kummpulan jenis-jenis obat anestesi dalam kebidanan dan ada juga beberapa anestesia intravena yaitu Pentotal (banyak digunakan dalam bidang obstetri dan ginekologi), Ketamin, Valium (tergolong sebagai tranquilizer/penenang), dan Diprivan. Kemudian yang digunakan yang dalam proses persalinan saat dibutuhkan tindakan episiotomi antara lain 1% lidokain tanpa epinefrin (silokain), dan jika tidak tersedia bisa menggunakan 2% lidokain dilarutkan dengan air / normal salin dengan perbandingan 1 : 1.  Itulah beberapa obat yang biasa digunakan dalam anestesi yang diberikan pada saat dilakukan episiotomi ketika proses persalinan.  

Incoming search terms:

Komentar