kesehatan

Apakah Bercinta Saat Hamil Berbahaya?

on

Banyak pasangan pengantin baru yang masih mempertanyakan akan hal ini, apalagi saat sang istri sudah memasuki usia kehamilan 3 bulan pertama. Berikut salah satu pertanyaan yan g sering di tanyakan,  ‘Sejak kehamilan bulan pertama setiap hari melakukan hubungan seks dengan frekuensi 1-3 kali sehari, berbahayakah untuk kandungan..??’
Biasanya saat seseorang mengandung, maka terjadi perubahan hormonal, sehingga seringkali perempuan yang sedang mengandung mengalami peningkatan libido. Selama tidak ada masalah selama hamil, maka hubungan seksual aman dilakukan. Masalah yang mungkin terjadi selama kehamilan yang menyebabkan hubungan seksual sebaiknya dihindari misalnya adanya perdarahan, infeksi jalan lahir seperti keputihan, atau kondisi kesehatanibu selama hamil yang kurang baik misalnya penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.
Beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam melakukan hubungan seksual selama trimester awal kehamilan (3 bulan pertama) adalah hubungan seksual yang dilakukan sebaiknya tidak terlalu agresif, penetrasi penis tidak terlalu dalam, apalagi jika anda pernah mengalami atau mengeluarkan flek-flek perdarahan setelah terjdi hubungan seksual. Jika tidak ada masalah setelah melakukan hubungan seksual selama ini maka hubungan seksual dapat terus anda lakukan, walaupun dengan ejakulasi di dalam. Hubungan seksual yang dilakukan pada trimester kedua, yaitu antara bulan keempat sampai keenam dianggap aman dilakukan, karena saat-saat ini kehamilan lebih stabil.

Memasuki trimester ketiga yaitu setelah bulan ketujuh, anda mulai berhati-hati, karena cairan sperma mengandung suatu zat yang bernama prostaglandin. Prostaglandin ini menimbulkan reaksi pada rahim berupa suatu kontraksi.
Oleh sebab itu menjelang akhir kehamilan namun belum cukup bulan, jika ingin berhubungan seksual lebih baik menggunakan kondom untuk mencegah kontraksi langsung cairan sperma dengan mulut rahim, atau dengan melepaskan sperma di luar vagina. Menjelang hari taksiran persalinan, maka hubungan seksual dapat dilakukan tanpa pengaman, bahkan bermanfaat untuk mempermudah terjadinya proses persalinan dengan adanya kontraksi rahim yang baik.

Komentar